Inspektur File Audio
Analisis file audio level forensik — sepenuhnya gratis, sepenuhnya privat
Inspektur Audio kami memeriksa setiap byte file audio Anda dan menyajikan laporan forensik komprehensif. Dari properti dasar seperti bitrate dan durasi hingga analisis mendalam seperti spektrogram, korelasi fase stereo, deteksi clipping, dan ekstraksi metadata — semua diproses sepenuhnya di browser Anda untuk privasi maksimal.
Apa yang Dapat Diperiksa
- Ekstraksi metadata lengkap — ID3v1/v2, Vorbis Comments, tag FLAC, atom M4A, chunk WAV INFO
- Analisis audio teknis — puncak, RMS, loudness LUFS, rentang dinamis, DC offset, deteksi clipping
- Analisis frekuensi — spektrum detail, spektrogram penuh, deteksi frekuensi dominan, analisis cutoff spektral
- Analisis bidang stereo — keseimbangan L/R, korelasi fase, lebar stereo, visualisasi Lissajous
- Wawasan forensik — deteksi encoder, deteksi re-encoding lossy, sidik jari audio, info GPS/perangkat tertanam
Cara Memeriksa File Audio
- Unggah atau seret file audio apa pun (MP3, WAV, FLAC, OGG, AAC, M4A, AIFF, WebM, Opus)
- Info dasar, metadata, dan tag muncul secara instan
- Buka bagian untuk analisis mendalam — metrik teknis, spektrogram, bidang stereo, forensik
- Ekspor laporan lengkap sebagai JSON untuk dokumentasi atau analisis lebih lanjut
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah file audio saya diunggah ke server?
Tidak. Semua analisis terjadi sepenuhnya di browser Anda menggunakan Web Audio API dan parsing biner mentah. File Anda tidak pernah meninggalkan perangkat.
Format audio apa yang didukung?
MP3, WAV, FLAC, OGG, AAC, M4A, AIFF, WebM, Opus, dan WMA. Inspektur membaca data biner mentah, jadi bahkan file yang sebagian rusak dapat memberikan informasi berguna.
Bisakah mendeteksi jika file audio di-reencode?
Ya. Inspektur menganalisis spektrum frekuensi untuk cutoff tajam yang khas dari encoding lossy. Jika file WAV atau FLAC menunjukkan cutoff sekitar 16-20 kHz, kemungkinan dikonversi dari sumber lossy seperti MP3.
Apa itu sidik jari audio?
Inspektur menghasilkan dua hash SHA-256: satu untuk byte file mentah (identitas file) dan satu untuk data audio PCM yang didekode (sidik jari audio). Sidik jari audio tetap sama meskipun metadata berubah.
Apa yang ditunjukkan spektrogram?
Spektrogram adalah visualisasi waktu-frekuensi yang menunjukkan bagaimana energi audio didistribusikan melintasi frekuensi dari waktu ke waktu. Area terang menunjukkan energi tinggi. Ini mengungkap pola yang tidak terlihat dalam tampilan gelombang sederhana.
Mengapa Menggunakan Inspektur Audio Kami
Baik Anda produser musik yang memeriksa master, analis forensik audio yang memeriksa bukti, podcaster yang mengoptimalkan rekaman, atau hanya ingin tahu apa yang ada di dalam file audio Anda — inspektur ini memberikan pandangan sedalam mungkin. Tanpa pendaftaran, tanpa batas unggah, tanpa pemrosesan server, sepenuhnya gratis.