Rancang Rangkaian Timer 555 dengan Mudah

Kalkulator timer 555 gratis berbasis browser untuk rangkaian astable (osilator) dan monostable (one-shot). Masukkan R1, R2, dan C untuk mendapatkan frekuensi, periode, dan duty cycle — atau gunakan mode balik untuk menemukan nilai komponen dari frekuensi target. Dilengkapi pratinjau gelombang real-time dan preset praktis.

Hitung frekuensi, duty cycle, dan komponen untuk rangkaian NE555

Gelombang Output
Hasil
Frekuensi
Periode
Duty Cycle
Waktu HIGH
Waktu LOW
Preset
Semua perhitungan dilakukan di browser Anda — tidak ada data yang dikirim ke server

Fitur

Mode astable: frekuensi, periode, duty cycle, waktu HIGH/LOW dari nilai R1, R2, C Mode monostable: perhitungan lebar pulsa dari R dan C Kalkulator balik: masukkan frekuensi dan duty cycle target untuk menemukan R1, R2, C Pratinjau gelombang real-time di canvas dan preset frekuensi (1Hz hingga 38kHz)

Cara Menggunakan Kalkulator Timer 555

  1. Pilih mode. Pilih Astable untuk osilasi kontinu atau Monostable untuk pulsa waktu tunggal.
  2. Masukkan nilai komponen. Atur R1, R2 (astable) atau R (monostable) dalam kΩ dan kapasitor C dalam µF. Atau gunakan mode balik untuk frekuensi target.
  3. Baca hasil dan gelombang. Lihat frekuensi, duty cycle, dan timing. Pratinjau gelombang menunjukkan bentuk output aktual.

FAQ

Bagaimana mode astable 555 bekerja?

Kapasitor mengisi melalui R1+R2 dan melepas melalui R2 saja, menghasilkan gelombang kotak kontinu. Frekuensi = 1.44 / ((R1 + 2×R2) × C). Duty cycle = (R1 + R2) / (R1 + 2×R2).

Bisakah mendapatkan duty cycle tepat 50%?

Tidak dengan rangkaian astable standar (duty selalu >50%). Untuk 50%, tambahkan dioda paralel R2 agar jalur pengisian/pelepasan sama, atau gunakan R1 jauh lebih kecil dari R2.

Apa itu mode monostable?

Timer one-shot yang menghasilkan satu pulsa HIGH saat dipicu. Lebar pulsa = 1.1 × R × C. Setelah pulsa, output kembali ke LOW sampai dipicu lagi.

Nilai kapasitor apa yang harus digunakan?

Frekuensi audio (100Hz-20kHz): 1nF-100nF. Kedipan lambat (0.5-5Hz): 10µF-100µF. Inframerah (38kHz): 1nF-10nF. Gunakan keramik untuk frekuensi tinggi, elektrolitik untuk rendah.

Apakah tegangan suplai mempengaruhi frekuensi?

Tidak. 555 menggunakan pembagi tegangan internal (1/3 dan 2/3 Vcc) untuk timing, sehingga frekuensi tidak bergantung pada tegangan suplai. Namun, NE555 membutuhkan 4.5V-16V.

💡 Ingin kami tingkatkan alat ini untuk Anda?

Kami bisa — dan gratis! Kirim pesan singkat dengan ide Anda. Jika ingin diskusi lebih detail, tinggalkan email dan kami akan menghubungi Anda. Bisa anonim.

Bagaimana Anda menilai alat ini?

Terima kasih atas penilaian Anda!
Ingin berbagi lebih? Tinggalkan komentar!
Terima kasih! Komentar Anda akan muncul setelah moderasi.
Diterbitkan Diperbarui