Tes Subwoofer & Bass Online

Alat pengujian subwoofer dan bass komprehensif untuk audiophile dan penggemar home theater. Hasilkan nada frekuensi rendah presisi dari 10 hingga 200 Hz, jalankan sapuan frekuensi yang dapat dikonfigurasi, coba enam bass drop sintetis, diagnosis polaritas dan crossover, dan hitung mode akustik ruangan — semua di browser, tanpa perlu instal aplikasi.

Uji respons subwoofer, deteksi gemeretak, dan optimalkan bass dengan analisis mode ruangan

40 Hz
E1
~ oscilloscope ~
40 Hz
40%
Volume tinggi dapat merusak speaker. Mulai dari rendah.
Speaker HP tidak bisa mereproduksi bass di bawah 80–100 Hz. Hubungkan ke subwoofer atau speaker eksternal.
Mulai Hz Akhir Hz
Durasi
Arah
Skala
Dengarkan gemeretak, dengung, atau distorsi pada setiap frekuensi. Ini mungkin menunjukkan panel longgar, driver rusak, atau masalah enclosure.
🥁
Kick Drum
Pukulan bass gaya TR-808 dengan penurunan pitch
📉
Sub Drop
Terjun sub-bass EDM dengan distorsi lembut
🎬
Gemuruh Film
Efek gemuruh sinematik frekuensi rendah
🌍
Gempa Bumi
Pulsa seismik acak frekuensi rendah
⛈️
Guntur
Ledakan noise terfilter dengan peluruhan
🎵
808 Bassline
Pola nada sub-bass berulang
Cek Polaritas
Memverifikasi kabel subwoofer. Impuls positif dikirim — cone harus bergerak keluar terlebih dahulu.
Pencari Crossover
Sapuan lambat 40–200 Hz. Catat di mana suara menghilang atau menipis — itu adalah titik crossover.
Deteksi Gemeretak
Putar frekuensi tertentu untuk menemukan objek yang bergetar di ruangan Anda.
  • Atur volume ke 60–70%
  • Putar setiap frekuensi selama 5–10 detik
  • Jalan-jalan di ruangan dan dengarkan gemeretak
  • Identifikasi sumber: panel, rak, jendela, dekorasi
Respons Frekuensi
Nilai kekerasan yang dirasakan pada setiap frekuensi untuk memetakan kurva respons subwoofer.
Tes Noise Port
Untuk enclosure bass-reflex (port). Putar nada berkelanjutan pada frekuensi tuning port dan dengarkan noise angin.
Hz
Masukkan dimensi ruangan untuk menghitung resonansi gelombang berdiri di bawah 200 Hz.
Masukkan dimensi dan tekan Hitung.

Fitur

Generator nada dengan 12 preset (20–200 Hz), 4 bentuk gelombang, dan osiloskop real-time Sapuan frekuensi dengan mode linear/logaritmik dan 6 bass drop sintetis Lima tes diagnostik: polaritas, crossover, gemeretak, respons frekuensi, noise port Kalkulator mode ruangan dengan analisis gelombang berdiri aksial, tangensial, dan oblique

Cara Tes Subwoofer

  1. Hubungkan Sistem. Hubungkan perangkat ke sistem audio via kabel, Bluetooth, atau AirPlay. Speaker HP tidak bisa mereproduksi bass dalam.
  2. Volume Aman. Mulai dari volume 30–40%. Naikkan perlahan — subwoofer menghasilkan tekanan ekstrem pada frekuensi rendah.
  3. Generate Nada. Gunakan generator nada untuk memutar frekuensi spesifik. Coba preset 20, 30, 40, 50, 60 Hz.
  4. Jalankan Sapuan. Buka sapuan frekuensi dan jalankan sapuan 10–200 Hz. Dengarkan drop, puncak, atau gemeretak.
  5. Jalankan Diagnostik. Gunakan diagnostik untuk cek polaritas, pencarian crossover, deteksi gemeretak, dan pemetaan respons frekuensi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bisakah saya menguji subwoofer asli dengan alat ini?

Ya. Hubungkan HP atau laptop ke sistem audio via kabel, Bluetooth, atau AirPlay. Alat ini menghasilkan nada frekuensi rendah nyata yang akan direproduksi subwoofer Anda. Untuk frekuensi di bawah 30 Hz, pastikan sub Anda mendukung rentang tersebut.

Mengapa saya tidak mendengar apa pun di bawah 30 Hz?

Sebagian besar speaker HP dan laptop tidak bisa mereproduksi frekuensi di bawah 80–100 Hz. Anda memerlukan subwoofer atau speaker besar. Di bawah 20 Hz, suara menjadi infrasonik — Anda lebih merasakannya daripada mendengarnya.

Apakah ini akan merusak subwoofer saya?

Pada volume normal, tidak. Namun, memutar frekuensi di bawah rentang yang dinilai subwoofer pada volume tinggi dapat menyebabkan over-excursion. Selalu mulai dari volume rendah.

Apa itu mode ruangan?

Mode ruangan adalah frekuensi resonansi yang ditentukan oleh dimensi ruangan. Pada frekuensi ini, bass menguat atau melemah tergantung posisi pendengar. Kalkulator membantu mengidentifikasi frekuensi bermasalah untuk mengoptimalkan penempatan subwoofer.

Bagaimana cara menemukan frekuensi crossover?

Gunakan Pencari Crossover di tab Diagnostik. Sapuan lambat 40–200 Hz. Catat di mana suara menghilang — di situlah speaker utama tidak bisa lagi mereproduksi bass. Atur crossover receiver 10–20 Hz di atas titik tersebut.

Apa itu polaritas dan mengapa penting?

Polaritas mengacu pada arah cone speaker bergerak pertama kali. Jika terbalik, gelombang bass dari subwoofer membatalkan gelombang speaker utama, menyebabkan bass tipis dan lemah. Cek Polaritas mengirim impuls positif — cone harus mendorong keluar terlebih dahulu.

Bagaimana Anda menilai alat ini?

4
(1 penilaian)
Terima kasih atas penilaian Anda!
Ingin berbagi lebih? Tinggalkan komentar!
Terima kasih! Komentar Anda akan muncul setelah moderasi.
Diterbitkan Diperbarui